Cukuplah Kisah Kaum Nabi Luth Menjadi Pelajaran

no-lgbt

Beberapa hari belakangan ini saya heran karena beberapa akun facebook dan instagram yg saya follow, tiba-tiba berganti dg warna pelangi. Saya gak mikir aneh-aneh sebelumnya, karena pelangi kan cantik, indah… Ternyata setelah browsing-browsing, saya baru tau kalo lambang pelangi itu adalah representatif kebahagiaan kaum ‘sakit’ atas keputusan besar yg baru saja disahkan. Perkawinan sejenis dilegalkan di negeri adidaya. Mereka bilang ini adalah kemajuan, karena dg keputusan tersebut manusia baru bisa dianggap setara. Buatku, itu keputusan yg menunjukkan jatuhnya martabat manusia.

Astaghfirullah hal adziiiim *sigh.

Kayaknya, hari gini apa sih yg gak dilegalkan atas nama hak asasi manusia ???. Mungkin nanti menikahi emak/bapak/sodara kandung juga bisa dilegalkan atas nama hak asasi manusia. Gak ngerti lagi deh sama manusia-manusia yg fikirannya udah keblinger ketutup hawa nafsu dan dicocok hidungnya sama syaithon yg tersesat.

Hak asasi manusia, itu salah satu slogan yg bikin aku eneg. Mual dengernya. Bukan karena aku psycho ya yg suka ngeliat manusia lain menyakiti dan menginjak-injak martabat manusia lainnya. Tapi, hak asasi manusia hari ini tuh sama aja kayak omong kosong. Atas nama Hak Asasi Manusia, manusia jadi ngerasa besar kepala, sombong, bisa memutuskan apa saja meskipun melanggar norma, adat, kesopanan, bahkan agama yg urusannya langsung kepada Tuhan Semesta Alam Allah Subhanahu wata’ala.

Sungguh, aku kasihan sama mereka yg menganggap agama itu tak ubahnya sekadar label, tanpa mengetahui esensi yg ada di dalamnya. Agama itu mengandung kebaikan yg udah merangkum semua norma-norma yg ada, kalo memang dia mau memperhatikan dan mau mengamalkan. Aku rasa dalam agama apapun, nggak ada yg mengajarkan manusia untuk bersikap ‘kurang ajar’ melangkahi fitrah alias kodrat-nya sebagai manusia hingga menentang apa yg dibenci oleh Allah Subhanahu wata’ala.

Hewan jantan aja yg gak ada yg mau kawin dengan sesama yg jantan. Hewan betina gak mau kawin sama sesama betina. Dan hewan gak mau kawin gonta-ganti, hari ini kawin sama jantan dan besok kawin sama betina. Kok bisaaaaaaa…. manusia yg udah diciptakan dg sebaik-baiknya penciptaan, diberi akal yg sempurna mau-maunya jadi lebih rendah dari binatang.

I don’t care if you -whoever you are- thinking that i’m narrow minded person, sedikitpun gak ada rasa simpati dan toleransi dalam hati saya buat pencetus dan pendukung keputusan tersebut. Yang ada saya malah jijik dan horor membayangkan meningkatnya gelombang kaum lesbi, gay, biseksual, dan transgender. Sungguh saya khawatir nantinya, kaum LGBT itu dianggap lazim dan biasa aja di lingkungan kita. Horrrroooooooooooooorrrrr!!!.

Semua yg terpampang nyata (halah!) saat ini, bener-benar mengingatkan saya dengan kisah kaum Sodom yg hidup di zaman nabi Luth.Bisa dibaca selengkapnya disini http://kisahmuslim.com/kisah-nabi-luth-alaihissalam/. Mereka adalah kaum yg mengerjakan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelumnya di alam semesta. Mereka mendatangi laki-laki untuk melepaskan syahwatnya dan meninggalkan wanita. Kaum Nabi Luth tidak bisa lagi diberi nasehat dan petunjuk,  malah menantang agar azab Allah segera diturunkan. Maka Allah mengazab mereka dg azab yg pedih di dunia dan di akhirat kelak. Harga mahal yg harus dibayar oleh pengikut hawa nafsu.

Maka ketika datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,–Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tidaklah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud: 82-83)

Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.” (QS. Adz Dzaariyat: 37)

Ya Allah, ngeri banget menyaksikan yg kayak begini-begini ini. Rasanya kita sudah berada di tepian akhir zaman. Sebagai manusia yg lemah dan mudah terbawa arus, saya memang bener-bener harus berpegang teguh pada ajaran agama yg udah tertulis di Kitab Al-Qur’an dan hadits Rasulullah. Semoga Allah melindungi keluarga, anak-anak, dan lingkungan kita dari perang pemikiran bebas yg luar biasa keras ini. Semoga Allah melindungi bangsaku Indonesia yg udah agak-agak sekuler ini dengan rahmat dan ampunan. Semoga semakin banyak umat muslim yg bergegas bertaubat dan kembali pada agama dalam menyelesaikan perkara kehidupannya. Hanya dengan agama dan hukum Allah-lah kedamaian yg sebenarnya akan tercipta. Aamiiin.

Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung, Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

Tagged: , , , , , , , , ,

15 thoughts on “Cukuplah Kisah Kaum Nabi Luth Menjadi Pelajaran

  1. Evi June 30, 2015 at 3:55 am Reply

    Halaman WordPress juga berpelangi Mbak. Tadinya aku juga heran ditambah orang pada ribut dengan pelangi. Oo rupanya kayak gitu..Emang diluar akal saya juga hal yg beginian🙂

    • Eka Novita June 30, 2015 at 4:00 am Reply

      Miris kan mbak, kemunduran akal berjamaah😥

  2. capung2 June 30, 2015 at 4:19 am Reply

    Sudah diakhir jaman mb, kt tak tahu esok atau lusa terompet itu akan memekakkan telinga umat-Nya.

    • Eka Novita June 30, 2015 at 4:41 am Reply

      Ngeri Mas, mudah-mudahan kita tidak termasuk umat yg menyaksikan hari itu tiba.

  3. ayanapunya June 30, 2015 at 7:37 am Reply

    iya kemarin sempat bingung juga kenapa di wp headernya pelangi. trus baca tulisan teman-teman di fb ternyata itu sekarang jadi simbol pernikahan sejenis😦

    • Eka Novita July 1, 2015 at 7:16 pm Reply

      Iya, makin aneh aja nih skrg manusia. Makin mundur akhlaknya😥

  4. jampang June 30, 2015 at 10:12 am Reply

    ummat bontot ini mungkin terlalu disayang sama Allah, sehingga bencana dan hukuman besar tidak serta-merta diturunkan meskipun melakukan kejahatan yang sama besarnya dengan ummat terdahulu😦

  5. jampang June 30, 2015 at 10:12 am Reply

    eh, barusan saya bikin tulisan mendukung LGBT😀

    • Eka Novita July 1, 2015 at 7:15 pm Reply

      Tulisan abang jebakan betmen, udh deg-degan ternyataaaaa LGBT yg laeeenn..

      • jampang July 1, 2015 at 9:40 pm

        😀

  6. mrsmuhandoko June 30, 2015 at 12:51 pm Reply

    Saya baru ngeh beberapa yg saya follow memang menampilkan gambar pelangi:/ mudah mudahan kita tidak termasuk umat yg menyaksikan akhir zaman tiba ya mbak.

    • Eka Novita July 1, 2015 at 7:15 pm Reply

      Aamiiin, mudah-mudahan ga menyaksikan deh gimana kiamat itu. Sungguh ga sanggup menyaksikannya.

  7. anitabi chan July 4, 2015 at 5:54 am Reply

    opiiiiikkk aku baru ngerti dan kamu tauuuuu????huhuhuhu
    si *** baru2 ini posting byk bgt pelangi2 itu di akun IG nyaaa T_T

    • Eka Novita July 4, 2015 at 1:10 pm Reply

      aigoooo, semoga si *** dapat hidayah ya An😥

      • anitabi chan July 4, 2015 at 9:05 pm

        agak hopeless aku pik, krn si ** jg ternyata posting kek gitu2 :'((((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: