Tag Archives: Ibumu

Islam dan Emansipasi Wanita

Wanita dijajah pria sejak dulu, dijadikan perhiasan sangkar madu, namun ada kala pria tak berdaya, tekuk lutut di sudut kerling wanita”. Sepenggal lirik lagu lawas berjudul Sabda Alam ini seolah mengisyaratkan bagaimana kedudukan seorang wanita. Wanita memang makhluk yang secara kodrat tercipta cantik, manja, lembut lagi halus, seakan terlahir untuk tunduk dan patuh pada pria dan adat istiadat yang membelenggu.

Menurut definisi di dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan, perempuan adalah orang (manusia) yang mempunyai (maaf) vagina, dapat menstruasi, hamil, melahirkan anak dan menyusui. Sedangkan wanita adalah perempuan yang berusia dewasa. Asal kata wanita itu sendiri berasal dari kata Vani yang berasal dari bahasa Sansekerta, Vanita bermakna desire atau keinginan, kemudian menurut kamus Sansekerta-Inggris,  wanita mengandung makna sesuatu yang selalu diinginkan. Arti konotasi dari kata ini ialah wanita adalah objek seks, selalu diinginkan .

Islam mengabadikan nama wanita yang dalam bahasa Arab An-nisa ke dalam salah satu surat dalam Al-quran, ini menunjukkan besarnya kedudukan wanita di dalam agama. Siapapun tahu bahwa wanita diciptakan Allah penuh kelembutan, halus, dan peka terhadap keadaan lingkungannya. Keberadaan kaum wanita di tengah-tengah masyarakat Islam itu mempunyai citra dan warna tersendiri. Sebagai gadis yang suci, mereka dijaga oleh kaum laki-laki karena dipandang salah satu bagian penting dari hidupnya. Sebagai isteri, mereka senantiasa mendapat perlindungan dari suaminya. Sebagai kakak atau adik, dihormati oleh saudara laki-lakinya. Islam telah lebih dahulu mengangkat derajat wanita dari masa pencampakan wanita di era jahiliah ke masa kemuliaan wanita. Continue reading