Category Archives: Informatif

Minichef Kantin, Tempat Nge-jajan Ala Korea di Pekanbaru

Siapa yang suka nonton drama korea ?. Ayo ngacuuung !

Saya sampe sekarang masih suka nonton drama Korea, walau ga sesering dulu. Maklum prioritas udah beda, sekarang prioritas utama ngurus suami dan kerjaan. Nonton drama se-sempetnya aja.

Buat saya, waktu yang paling berkualitas untuk nonton drama adalah disaat lagi nyetrika pakaian. Pokoknya sebelum nyetrika saya pasti udah nyiapin peralatan tempur yaitu laptop, teh tarik, dan kipas angin. Kalo semua itu terlengkapi, urusan menyetrika pakaian yang sebreg-abreg bukan ujian bin cobaan lagi buat saya. Walaupun nyetrika-nya jadi lama, tau-tau boyok (apa ya bahasa Indonesianya ?) saya pegel kelamaan bungkuk-bungkuk. Nah, nah  saya udah mulai ngawur, mau bahas jajanan Korea malah ke nyetrika.

Di setiap drama Korea itu pasti selalu ada scene makan-makan, jajan-jajan gitu. Ntah karena sudut pengambilan gambar yang menawan, makanan Korea itu keliatannya fresh dan lezatos sekali. Saya paling ga tahan ngeliat makanan semacam mie yang panas dengan kuah mengepul, jadi ngiler, ikutan laper, dan terbayang-bayang. Continue reading

Dimana Membeli Buku Import Murah di Pekanbaru ?

Pertanyaan diatas cukup sering saya dengar, terutama dikalangan penyuka buku bacaan berbahasa Inggris. Selain Gramedia, salah satu toko buku yang menjual buku-buku berbahasa Inggris/import di Pekanbaru adalah Paperclip. Harga yang dibandrol cukup mahal bagi saya. Untuk buku keluaran baru harganya bisa diatas Rp. 200.000.

Sebenernya, untuk cari buku import sekarang sudah mudah ya, ada banyak toko buku online seperti, Open Trolley, Books&Beyond, Periplus, dll. Tapi, kendalanya di saya ya itu tadi, kesediaan dana yang terbatas. Memang sih ilmu itu mahal harganya, tapi kalo bisa diminimalisir, ya kenapa nggak ?. Teman saya menganjurkan untuk download aja e-book aja, kan banyak yang gratisan. Nah itu yang saya hindari. Kasihan mata saya berlama-lama menatap layar smartphone. Bisa-bisa minus saya nambah. Lagian baca buku paling enak digenggam lah, menikmati sensasi membacanya lembar demi lembar.

Karena terganjal harga yang cukup mahal, saya mulai rajin kepo-in Instagram dengan menggunakan hashtag #jualbukuimporpku #tokobukuimporpku #bukuimporpekanbaru, absurd nian dah !. Hahaha. Terus, dari hasil cerita-cerita sama Cece Manajer di tempat les, saya dapat informasi kalo di Pekanbaru ternyata ada yang jual buku-buku import dengan harga cukup miring , yaitu Harper Bookstore !. Yang mana tagline mereka adalah Quality Imported Books for Less Price. Awalnya, toko buku ini agak membingungkan posisinya, ada yang bilang di Jalan Jati, ada yang bilang di Pemuda Citywalk, ada yang bilang di Sadira Plaza. Nah terus aku harus kemana dong kakak ?. Selidik punya selidik, saya menemukan akun Instagram toko buku tersebut @harperbookstore. Dari Instagram juga-lah saya mendapatkan alamat pasti toko buku-nya.

16142369_1835056293416799_7698398139056676855_n

Dari kepo-kepo Instagram saya mengunjungi toko buku-nya yang beralamat di Jalan Jendral No. 12, Kec. Labuh Baru, posisinya pas di depan IndoMaret. Yang ternyata cukup dekat dengan lokasi tempat kerja saya. Padahal tiap hari saya lewati, tapi kok nggak ngeh. Posisi tokonya memang agak menjorok kedalam. Jadi nggak terlalu keliatan, apalagi buat saya yang kalo lagi naik motor pandangan lurus kedepan pantang celingak-celinguk. Takut nabrak orang kan.

Begitu sampai di tokonya, saya langsung kalap pengen beli semua bukunya. Gimana nggak, harga buku-bukunya sangat terjangkau. Buku-bukunya baru, bagus, dan bahkan ada yang hardcover dijual dibawah Rp.200.000 aja. Tapiiii, saya nggak beli langsung banyak dalam satu waktu kok. Belanja buku memang salah satu prioritas saya tiap bulan, tapi tetap saya membatasi diri dengan belanja satu buku saja dalam sebulan. Kenapa ?, karena sayang aja beli buku banyak-banyak tapi nggak dibaca. Jadi dalam tempo satu bulan, saya harus selesai baca satu buku. Kalo bacaan saya sudah tamat kurang dari sebulan, solusi saya adalah pinjam buku teman. Jadi, intinya tiada hari tanpa baca buku sih. Azik !. Continue reading

Nasihat Kecil Untukmu Yang Akan Menikah

Assalamualaikum…

Perahu kecilku ternyata tepat setahun berlayar. Hehe sampai sekarang isi perahu-ku masih dua orang, mudah-mudahan ditahun berikutnya Allah mengizinkan kami membawa satu penumpang lagi. Amiiiin. Mungkin Allah masih ingin kami menikmati masa-masa ‘pacaran’ terlebih dahulu. Rasanya baru kemaren, hatiku dibuat cemas tak menentu menjelang hari-hari pernikahan, panik karena bakal jadi istri dan melaksanakan tanggung jawab sebagai istri. How times flies so fast. Then, aku sekarang sedang terkenang-kenang (ya ampuuun bahasakuuu!) dengan persiapan menjelang pernikahanku. Waktu itu, aku dan orang tua agak bingung juga dengan apa-apa saja yg harus dipersiapkan menjelang hari “H” karena aku anak yg pertama kali menikah dan pertama kali-nya orangtuaku akan menikahkan anaknya.

Bisa dibilang keluargaku kurang memiliki pengetahuan tentang pernikahan. Maksudku event pernikahannya, bukan proses akad nikah-nya.

Menurut fikiranku yg suka menggampangkan masalah, menikah itu seharusnya mudah kan ya. Agama pun menganjurkan agar menikah itu dilaksanakan dg mudah dan sederhana. Hanya butuh calon suami, mahar, wali, penghulu dan saksi. Selesai. Tapi ternyata tidak sesederhana itu. Banyak keribetan yg menunggu didepan mata, yaitu persiapan walimatul ‘ursy-nya alias resepsi lah orang kita menyebutnya. Saking ribetnya persiapan walimatul ‘ursy ini, aku jadi ngerasa tenaga dan materi kita habis terkuras untuk urusan yang satu ini. Sadarlah aku, kalo inilah yg bikin banyak anak-anak muda belum berani menikah. Karena, memang besar modal-nya. Nangesssss.

Karena keluarga intiku tinggal berjauhan dg keluarga besar kami yg berada di provinsi lain. Mau nggak mau ya, urusan pernikahan ini benar-benar kami urus bertiga (bapak-mamak-aku) dibantu dengan tetangga dan sahabat-sahabat orangtuaku. Alhamdulillah, aku tinggal di lingkungan yg kuat rasa kekeluargaannya dan sangat kompak. Sehingga di kondisi sulit kami tidak sendirian, banyak yg langsung memberikan bantuan dan saran.

tumblr_nfyvoaZLtp1u5223oo1_500

Complete my deen. Source : http://www.tumblr.com

Nah, saat mempersiapkan pernikahan sampai ke walimatul ‘ursy kita emang butuh kerja sama dg banyak pihak. Banyak-banyaklah berdoa semoga urusan kalian mudah-lancar dan ga banyak drama. Tapiiii, kita sebagai wanita inilah yg kadang suka mancing drama karena ekspektasi tinggi yg bisa jadi gak kesampaian. Mulai dari baju penganten yg nggak cantik, konsep nikahan yg gak sesuai dg hati, dan banyak banyak lagi.

Dari apa yg aku alami saat persiapan menikah hingga walimatul ‘ursy, banyak pelajaran lebih tepatnya hikmah yg aku dapat terutama buat diriku. Dan sebagai reminder, aku catat beberapa poin pelajaran yg aku dapat : Continue reading

Hadits Palsu Tentang Keutamaan Suami Istri Saling Memandang dan Memegang Telapak Tangan Dengan Penuh Kasih Sayang

Tidak ada yang salah dengan isi hadits tersebut, bahkan isinya baik, untuk merekatkan hubungan dan rasa kasih sayang antara suami istri. Namun hadits palsu tetaplah hadits palsu, tidak akan berubah derajatnya menjadi shahih meskipun isinya shahih atau tidak bertentangan dengan kebenaran.

Ada baiknya setelah kita mengetahui suatu hadits derajatnya palsu, tidak mengutip atau menyebarluaskannya, karena sama saja dengan menyebarluaskan kedustaan atas nama Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi wa Sallam. Karena hadits adalah perkataan beliau.

So Which Blessings of Your Lord Will You Deny~?

holding hand in love

“Apabila seorang suami memandang istrinya dengan kasih sayang dan istrinyapun memandang dengan kasih sayang, maka Allah memandang keduanya dengan pandangan kasih sayang. Bila suami memegang telapak tangan istrinya, maka dosa-dosa keduanya berguguran dari celah jari tangan keduanya.” (HR. Rafi’i)

Pernah mendengar hadits ini? Sebuah hadits yang sangat terkenal dan sering dijumpai dalam buku-buku atau website-website mengenai pernikahan dan rumah tangga.

Namun, bagaimana sebenarnya derajat hadits tersebut? Shahih, Dha’if (lemah) atau Maudhu’ (palsu)?

View original post 521 more words

Haircare untuk kamu yang berjilbab

niqab

pict source : wardah.or.id

Assalamualaikum…

Kira-kira sudah memasuki tahun ke lima aku berjilbab, dan seperti wanita berjilbab lainnya aku juga merasakan masalah umum yang mereka alami. Seperti, gatal-gatal, rambut lepek, berminyak, ketombe, dan yang paling parah adalah rambut rontok. Normal sih, dan itu semua bisa diatasi kalo rajin perawatan alias nyalon.

Tapiii… aku jarang banget yang namanya ke salon untuk sekedar perawatan rambut. Sepertinya kunjungan ke salon dalam setahun cuma sekali-dua kali, itupun untuk merapikan potongannya dan creambath. Selebihnya aku merawat rambutku sendiri di rumah dengan bahan-bahan alami. Karena perawatan dirumah bikin aku lebih leluasa, nyaman, dan tentu saja hemat duit *teteeeeppp !. Lalu, apa aja masalah yang aku alami dan cara mengatasinya.

1. Menghilangkan gatal-gatal dan ketombe.

Biasanya masalah kulit kepala gatal-gatal ini terjadi di saat udara lagi panas-panasnya, karena kulit kepala berkeringat, ga dapat udara, ditambah lagi kalo ketombean, lengkaplah sudah !. Pasti kamu pernah ngerasain kan gimana dilema-nya kepala gatel pengen digaruk tapi kok malu diliatin orang, entar dikirain akhwat jorok :P.

Solusi yg paling tepat adalah :

  • Rajin-rajinlah keramas. Kalo aku biasanya keramas setiap 2 hari sekali. Karena kalo sering-sering keramas juga nggak bagus, kelembaban alami kulit kepala bisa terkikis.
  • Kalo ketombe kamu jenis yang luar biasa bandel, kamu bisa pake air jeruk nipis yang udah diperas untuk diusapkan ke kulit kepala. Sensasi pake air jeruk nipis ini bikin kulit kepala kamu kayak digigit-gigit semut, perih tapi enak *apa sih?. Air jeruk nipis ini cukup ampuh buatku, biasanya pake sekali-dua kali aja, ketombe udah hilang. Tapi, ya plis deh rajin-rajin keramas biar nggak ketombean. Kan lebih mudah mencegah daripada mengobati, ya tho ???.
  • Pilihlah bahan jilbab/kerudung yang breathable tapi nggak tembus pandang. Indonesia negara tropis, jadi aku rasa penggunaan jilbab yang simpel dan nggak banyak belit sana-sini akan membuat kulit kepala dan rambut tetap dapat udara.

2. Rambut rontok.

Banyak faktor yang menyebabkan kerontokan rambut untuk mereka yg berjilbab. Diantaranya penggunaan shampo yang gak tepat, dikuncir terlalu ketat, atau langsung pake jilbab dalam keadaan rambut masih basah. Selain itu kerontokan rambut bisa juga disebabkan oleh stress, merokok, gizi tidak seimbang, faktor hormonal, berbagai macam penyakit sampai faktor keturunan. Kalo dari info yang aku baca, untuk mengatasi masalah kerontokan adalah dengan makan makanan yg bagus untuk kesehatan dengan nutrisi seimbang, lalu kenali faktor yg menyebabkan rambut rontok tadi.

Rambut rontok ini adalah masalahku yang terberat. Berat banget. Karena… ummm my hair used to so thick, it’s something that I proud of. Alhamdulillah. Dan, aku syedih ngeliat rambutku itu jatuh berguguran dengan horornya di setiap keadaan. Bangun tidur, rambur rontok memenuhi bantal, pas disisir gugur memenuhi lantai, pas keramas gugur lagi. Mungkin aku lebay, tapi aku takut kalo sampai terjadi kebotakan dini, secara dulu belum nikah ya. Aku khawatir suamiku terkejut melihat wanita yg dinikahinya ternyata tidak berambut. Ahahahhahahhakks. Solusinya yang tepat untukku adalah : Continue reading

Bersabarlah saudaraku…

151493_620

Sumber : tempo.co

Hari ini, Allah masih meniupkan nyawa di tubuhku untuk bangun melaksanakan sahur. Sementara di bumi Allah bagian lain, ada sekumpulan orang-orang yang tak sempat menyambut sahur karena meregang nyawa.

Sahur kali ini, Allah berbaik hati mengizinkan aku menikmati sepiring nasi hangat yang masih mengepul disertai lauk pauk yang nikmat. Sementara di bumi Allah bagian lagi, ada sekumpulan orang-orang yang tidak bisa sahur karena tak ada bahan makanan di dapur-dapur mereka.

Sahur kali ini, aku masih bisa bercengkrama dengan keluargaku, berbincang tentang banyak hal dari kekalahan telak Brazil dan kemenangan Argentina di semifinal Piala Dunia hingga pemilu yang kedua kubu sama-sama mengklaim kemenangan. Sementara di bumi Allah bagian lain ada sekumpulan anak-anak yang menghabiskan waktu sahur dengan ratapan, lelehan air mata dan lantunan doa-doa yang dipanjatkan atas kepergian anggota keluarga mereka.

Di negeriku, akhir waktu sahur diiringi lantunan adzan merdu nan syahdu yang memanggil untuk melaksanakan kewajiban sholat shubuh. Sedangkan di bumi Allah bagian lain waktu sahur ditemani dentuman suara bom yang memecahkan gendang telinga dan merenggut nyawa.

Di negeriku, kami melaksanakan sholat fardhu 5 kali dalam semalam. Sementara di bumi Allah bagian lain, sholat fardhu mereka bertambah satu, sholat jenazah !.

Di negeriku, kami bisa melaksanakan ibadah puasa dan ibadah sunnah lainnya dengan leluasa. Kami bebas mendatangi mesjid mana saja yang kami mau. Ketika sore datang, kami beramai-ramai mencari hidangan berbuka untuk dinikmati bersama keluarga. Sementara itu, di bumi Allah bagian lain, ada sekumpulan orang-orang yang dilarang berpuasa, dilarang beribadah, mesjid-mesjid dirubuhkan, simbol Islam dihina dina, bahkan usaha untuk mencari makanan pengganjal perut pun termatikan.

Di negeriku, sekelompok orang menentang keras penutupan lokalisasi pelacuran, tempat yang teramat menjijikkan dimana wanita menukar harga diri demi lembaran rupiah dan laki-laki bernafsu seperti hewan membuang uang. Semua itu atas nama KEMANUSIAAN. Sekarang atas nama HAK ASASI MANUSIA aku bertanya, akankah kau yang berkoar-koar tentang HAM berani maju dibarisan terdepan membela saudara-saudaraku yang terinjak-injak martabatnya, yang mati mengenaskan karena membela izzah-nya sebagai manusia beragama di bumi Allah yang mungkin kau tak pernah peduli dimanapun mereka berada.

167946_620

sumber : tempo.co

Pernahkah kau dengar tentang Suriah, dimana saudaraku kaum Sunni dipaksa bersujud kepada penguasa, dibantai massal dari segala penjuru, baik menggunakan pedang, pistol, bom, rudal, hingga senjata kimia yang mampu meluluhkan kulit dan daging. Mereka dibantai oleh manusia-manusia berhati iblis yang menganut agama benalu tapi mengaku Islam, yakni Syiah !.

Adakah kau mendengar tentang saudara-saudara muslim yang terlupakan. Dimana mereka dibunuh karena mereka mempertahankan agama Islam. Pernahkah kau tau nasib mereka di bumi Allah lainnya ?.
Somalia ?
Afghanisatan ?
Irak ?
Iran ?
Pakistan ?
Chechnya ?
Bosnia ?

Tahukah kau ada saudara-saudara kita semuslim mati dengan leher-leher tergantung di Burma, Rohingya ?

Tahukah kau saudara kita di Palestina menyambut awal Ramadhan dengan suguhan misil dan rudal oleh pasukan biadab Yahudi ?. Continue reading