Monthly Archives: May 2014

Daftar Pekerjaan Rumah

Pengen nge-print list yang terdaftar disini dan ditempel di kulkas, sebagai catatan kerjaan harian. Aku pengen belajar ngurus rumah secara teratur, karena hari-hari aku bukan orang yang telaten. Kurasa list yang terdaftar disini udah pas bener buatku. Bedanya, aku nyuci dan nyetrika baju setiap 2 hari sekali. Rasanya, bakal patah pinggang ane kalo dikerjain tiap hari. Kalo aku sukses ngerjain semua kerjaan rumah dengan baik dan bener, mamak bapak bakal tambah sayang. Sayaaaaaanggg !!!~~~~ (masukin efek suara bergema). Kekkekeeke.

You'll Never Walk Alone

HARIAN

  • Membereskan tempat tidur (Tips memasang sprei supaya rapi DI SINI)
  • Menyapu dan mengepel lantai rumah serta teras
  • Menyapu halaman
  • Mengelap debu (make sure bahwa engga ada sarang laba-laba di setiap penjuru rumah)
  • Membereskan dapur (mencuci piring, membersihkan meja makan, bak washtafel, kompor, lemari dapur, tempat piring). Tips: DI SINI
  • Membersihkan kulkas
  • Belanja untuk masak harian
  • Menyetrika
  • Merapikan pakaian
  • Mencuci pakaian
  • Membuang sampah
  • Menyiram tanaman
  • Masak

View original post 73 more words

When a day passes

Let us spend our time wisely.

Reminder to myself first and foremost. Bismillāh!
Ya Allāh, guide us in all our affairs and make us from amongst those who benefit this Ummah. Ameen.

Move on

barangs

Printilan yang musti digotong ke kampung halaman :p

Hawa-hawanya masih terasa janggal. Iya, pokoknya terasa beda, nggak bener aja. Ternyata move on itu emang gak gampang !. hiks. Move on nggak hanya berlaku untuk orang putus cinta aja kan ya ?.  Halah !. Saking udah lengket banget sama kosan yang super nyaman dan teman-teman yang baik hati, aku ngerasa harus adaptasi lagi sama suasana rumahku sendiri. Bukan aku nggak suka tinggal di rumah sendiri, tapi yah kalau boleh jujur aku ngerasa sedikit kesepian. Di kos walaupun jarang keluar kamar, aku pasti bisa dengar suara teman-temanku, entah cekikian ataupun ngomel-ngomel.

Waktu packing, aku gak rela untuk bersiap-siap angkat kaki. Aku juga bingung harus mulai ngemas barang yang mana dulu. Ribet. Huhu. Bagaimanpun, aku harus pulang ke tempat asal. Kos bukan tempat permanen, ia hanyalah persinggahan. Betapapun enaknya, aku tetap harus pergi. Selama proses mengemas barang-barang ke dalam kotak kardus, rasanya aku turut mengemas sebagian kehidupan. Perpisahan itu nggak enak pokoknya. Mau bagaimana lagi. Aku punya kehidupan yang harus dijalani di tempat asal. Disini ada orangtua yang menanti, dan ada harapan yang harus diperjuangkan.

Terima kasih kos Al-Fitrah 2 yang sudah seperti rumah sendiri, walau dari luar terlihat angker tapi di dalamnya “lebih angker” lagi, muahahaha. Terima kasih Bapak dan Ibu kos yang baik hati dan baik budi, dengan besar hati memberikan kami banyak kemudahan dan perhatian. Terima kasih teman-teman kos Al-Fitrah 2 yang sudah seperti saudara perempuan kandung yang nggak pernah aku miliki. Kita bakalan sering jumpa kok, kan aku bakalan sering main kesana. Hahahaha. Terima kasih atas pengalaman berharga dan kenangan yang indah, maafin salah dan khilaf selama tinggal bersama kalian ya. We had so much fun together girls. I’ll miss you all.

Collage1

Sepedaan bareng. JJS berujung selfie with ex-Al Fitrah (the seniors). Rame-rame lihat seminar-nya Uni Ucy.

Continue reading

Having Fun With The Liebster Award

liebster-award

Award dari Kak Ade Rahmawati

Ini pertama kalinya aku dapat award dari sesama blogger nih. Judulnya Liebster Award >> http://andafcian.wordpress.com/2014/05/12/having-fun-with-the-liebster-award/. Kyaaaaaaaaaakkk ! senangnya. Award ini aku dapat dari Kak Ade Rahmawati. Ukhti cantik dari tanah Borneo. Syukran, ya Kak Ade jazzakillah khair. Jadi, awalnya aku nyasar ke blog-nya Kak Ade karena iseng-iseng nyari info seputar cincin nikah. Dan, disitu aku baca pengalaman Kak Ade dalam  melengkapi separuh agama-nya. Heboh bin seru-nya persiapan akad nikah smapai ke walimatul ursy. So, aku berniat untuk kenalan lebih jauh dengan Kak Ade dan meninggalkan jejak di blog-nya. Aku suka cara Kak Ade menulis kisah hidup di blog-nya dengan sentuhan personal. I like iiiiiiittt !!!. Teman-teman blogger silahkan main-main ke blog-nya Kak Ade yaa 🙂 🙂 🙂 >> http://andafcian.wordpress.com/.

Liebster Award sendiri bertujuan untuk menjalin keakraban sesama komunitas blogger. Penghargaan ini didedikasikan kepada blog-blog yang mendukung blogger baru dengan harapan mendapatkan wawasan kedalam komunitas blogging.

Caranya:

  • Post award ke blog kamu
  • Sampaikan terima kasih kepada blogger yang mengenalkan award ini & link back ke blog dia
  • Share 11 hal tentang kamu
  • Jawab 11 pertanyaan yang diberikan padamu
  • Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang kamu inginkan

Sebelas hal tentang diriku :

  1. Anak pertama dari dua bersaudara. Dibesarkan dalam lingkungan keluarga sederhana.
  2. Berkepribadian tertutup, susah berekspersi secara verbal. Bergolongan darah A dan berkarakter melankolis.
  3. Lebih suka menulis daripada bercerita secara langsung (cara saya bercerita membosankan). Karenanya buku diary-ku banyak, semua keluh kesah ditumpahkan kesana.
  4. Terlihat dingin, susah didekati, dan kikuk (sebenarnya saya pemalu :p).
  5. Coffee drinker and book eater. Tiada hari tanpa minum kopi (meskipun cuma kopi sachet-an yang beli di warung, kekekkeke). Berasa resah kalau tidak membaca buku. Biasanya selalu membaca buku-buku yang sama berulang kali karena koleksi buku bacaan yang terbatas.
  6. Mantan guru les privat. Selalu gemes dengan kedua ex-anak les tersayang (Rani dan Rara). Berhenti mengajar karena sudah selesai kuliah dan memutuskan untuk pulang kampung.
  7. Tertarik untuk mendalami ilmu agama. Suka paranoid, dan akhirnya memilah-milah hadits sebelum dipelajari (takut hadits tersebut palsu atau perawinya tergolong kedalam pendusta). Cinta Tauhid dan ajaran sunnah, meskipun belum bisa mengaplikasikan semua tuntunan yang Rasulullah contohkan.
  8. Pencinta warna hitam, merah, ungu dan pink.
  9. Suka pelajaran Sejarah (termasuk Sejarah para Nabi dan Sahabat, shalafush saleh). Mengagumi orang-orang yang mempunyai kemampuan fotografi, karena mereka bisa menangkap momen yang kadang luput dari pandangan mata. Fotografi itu seperti membekukan keindahan dari Sang Pencipta.
  10. Lebih suka pakai ransel daripada tas sandang. Salah satu orang yang tidak bisa menggunakan sepatu hak tinggi karena tidak memiliki keseimbangan yang bagus.
  11. Termasuk orang yang tidak update perkembangan teknologi terbaru XD. Kudet kudet kudet !.

Nah, itulah sebelas fakta tentang diriku. Dan berikut adalah jawaban saya untuk pertanyaan dari Kak Ade. Go go go ~~~

1. Sejak kapan dan kenapa kamu ngeblog?

Aku mulai aktif ngeblog sejak Oktober 2011. Aku ngeblog karena suka nulis-nulis iseng, dan butuh tempat untuk menuangkan opiniku, pemikiranku terhadap suatu hal. Aku menggunakan blog sebagai media penyimpanan kenangan dan hal-hal penting yang rasanya perlu aku simpan. Continue reading

Salah Satu Pintu Surga

“Kedua orang tua itu adalah pintu surga yang paling tengah. Jika kalian mau memasukinya maka jagalah orang tua kalian. Jika kalian enggan memasukinya, silakan sia-siakan orang tua kalian”

(HR. Tirmidzi, ia berkata: “hadits ini shahih”)

Handphone Pertamaku

Tahun 2004 adalah tahun dimana saya disuruh “keluar” dari rumah untuk “merantau”. Ececeh masih satu provinsi aja disebut merantau ! *ngikik. Waktu itu saya diutus oleh orangtua melanjutkan pendidikan SMA di ibukota provinsi Riau, Pekanbaru. Bukan karena di Kabupaten saya nggak ada sekolah, hanya saja orangtua pengen saya ngerasain hidup jauh dari orangtua dan belajar mandiri dengan nge-kos. Awalnya saya protes lah !. Nggak mau ngekos, karena jarak dari Pekanbaru ke kampung saya cuma 2 jam aja, masih memungkinkan untuk pulang-balik hari. Tapi orangtua tetap ngotot untuk “mengekos-kan” saya. Akhirnya pasrah, daripada bikin orangtua marah dan malah nggak disekolahkan nantinya. Ihik !.

Sebagai salah satu modus mereka untuk membuat saya mau sekolah ke kota, adalah dengan mengiming-imingi saya dengan sebuah handphone. Saya girang bukan main, soalnya dari SMP udah kepingin punya handphone tapi gak dibelikan. Iming-iming dari mereka terbawa sampai ke mimpi, saya penasaran handphone apa yang bakal dibelikan. Angan-angan saya udah panjang kemana-mana, rasanya bakal dapat handphone keren yang udah ada MP3 dan kamera-nya, seperti Nokia 3200, 6600, 3660 yang zaman itu udah mantep banget. Huahahaha, saya taunya cuma handphone Nokia semua. Nah, pas hari “H” bapak pulang kerja bawa bungkusan.
Aku langsung nyamperin Bapak, “Itu bungkusan apa pak ?, handphone ya ?“, aku nyengir nyaris sampe telinga saking girangnya.
Iya, ini handphone buat Opik (nama panggilanku di rumah), di pake baik-baik ya, hemat-hemat pake pulsanya“, kata Bapak.

Makasih Bapaaaaak“, kata saya sambil nyamber bungkusan. Pas dibuka ternyata handphone Nokia 2600 yang saya dapatkan. Hahahha, kadang apa yang kita harapkan nggak berbanding lurus dengan kenyataan. Sob sob sob !

nokia-2600-g

Nokia 2600. Sumber : cellphones.about.com

Jujur, hati saya mencelos saat itu. Tapi ngeliat muka bapak berbinar-binar, saya pun berusaha membinar-binarkan muka saya juga. Hahahahaha !. Ya udahlah gapapa, namanya juga hadiah. Masak udah dikasih masih protes, udah untung dibelikan. Saya maklum, bapak bukan orang yang tahu tentang perkembangan teknologi handphone. Beliau tahunya handphone itu ya fungsinya untuk telepon dan sms saja. Dan, ternyata hal itu menurun kepada saya. *ngakak. Handphone saya yang sekarang masih handphone jenis Nokia symbian sodara-sodara. Apapun, saya bersyukur sekali. Kalo bukan lewat tangan bapak, darimana saya bisa ngerasain punya handphone untuk pertama kalinya.

Semenjak punya handphone, hobi saya adalah bikin nada dering pake menu composer. Setiap nemu majalah yang ada kode composer-nya langsung buru-buru disalin. Kalo nadanya enak didengerin berkali-kali. Hobi lainnya adalah gonta-ganti casing handphone dengan casing yang lucu-lucu dan imut.  Terus waktu itu telkomsel ngeluarin layanan NSP (Nada Sambung Pribadi), jatah pulsa dari orangtua saya habiskan kesitu. Ah dasar bocah !. Lalu saya membujuk-bujuk teman untuk pasang NSP dengan lagu yang saya suka, setelah itu saya telpon dia untuk sekedar untuk dengerin NSP-nya dia, kurang kerjaan banget !. Continue reading