Kabut pagi ini…

asap-di-pekanbaru

Jarak pandang yang sangat terbatas, gambar pinjam dari Riaupos.co

Sudah hampir seminggu ini, tiap pagi aku menjumpai kabut. Bukan kabut embun yang menyejukkan, melainkan kabut karena asap kebakaran hutan. Bangun tidur bukan udara segar yang kuhirup, tapi udara kotor yang beraroma ‘kayu terbakar’. Aku nggak membuka jendela kamarku lagi, aku nggak mau kamarku ikut beraroma ‘terbakar’. Kipas angin kunyalakan non-stop sepanjang hari untuk menghalau udara kotor di dalam kamarku. Di saat seperti ini aku berharap aku punya AC, huhu. Bahkan kain jemuranku juga ikutan bau asap, kaco kaco !.

Lagi-lagi beberapa daerah di Riau kambuh kebakaran hutan-nya. Udara Pekanbaru yang panas bertambah panas dan kering. Jarak pandang semakin terbatas. Asap bercampur debu, benar-benar udara yang gak layak untuk dihirup. Bahkan dilidah pun tercecap rasa asap yang nggak bisa kujelaskan gimana rasanya. Betapa berharganya udara bersih disaat seperti ini. Kasihan paru-paruku harus bekerja ekstra keras menyaring udara kotor. Qadarallah sudah tiga hari ini aku sakit, demam, pilek, mata perih, sesak nafas dan sakit tenggorokan. Padahal dari awal tanda-tanda kemunculan kabut asap aku sudah mempersiapkan diri, minum air dan buah banyak-banyak. Tapi, kesehatanku drop juga.

Kadang, nggak abis pikirlah aku sama perokok yang masih bisa-bisanya ngerokok di udara kotor begini. Mereka kuat banget nelen asap mentah-mentah nonstop. Dari luar boleh lah ya mereka keliatan baik-baik aja, padahal organ dalam-nya udah nggak jelas lagi gimana bentuknya. MEROKOK MEMBUNUHMU ! (suka sama jargon peringatan merokok yang baru, straight to the point !).

Yang sekarang bikin aku bertanya-tanya, apakah hutan itu memang terbakar dengan sendirinya atau sengaja dibakar oleh oknum tertentu. Kalaulah memang sengaja dibakar, kok pihak yang harus bertanggungjawab nggak muncul ?. Nggak keliatan ada kebijakan atau hukuman yang ditetapkan buat si pelaku, nggak jelas penyelesaiannya. Kejadian kebakaran hutan ini kan bukan sekali ini aja terjadi, berkali-kali loh !. Masak mereka nggak bisa ambil pelajaran dari peristiwa kayak gini, bodoh kali lah ! (keluar jadinya omongan jahat aku). Macam manalah, apalah dayaku… aku ini cuma rakyat innocent yang bisanya cuma ngomel karena nggak tahu harus minta penjelasan dari siapa. Sekarang aku ngerasa kayak dibunuh pelan-pelan, hidungku perih, huhu… Aku mau udara segar PUH~LEASE !!!

AddEmoticons12686

Tagged: , , , , , , , ,

11 thoughts on “Kabut pagi ini…

  1. jampang February 13, 2014 at 12:55 pm Reply

    dosanya berlipat2 itu kalau benar ada yang bakar hutan๐Ÿ˜€

    • Eka Azzahra February 13, 2014 at 5:01 pm Reply

      Emang berdosa, banyak banget mudharat karena perbuatannya. Semoga dapat hukuman juga, biar kapok.

  2. amy syahmid February 13, 2014 at 3:42 pm Reply

    itu kebangetan banget dah kalo ada yg bakar hutan, merusak alam, lingkungan juga menggangu aktivitas masyarakat juga kan dengan kabut begitu,ckckck… semoga cepat terselesaikan masalah kabutnya๐Ÿ™‚

    • Eka Azzahra February 13, 2014 at 5:00 pm Reply

      Iya, semoga cepat terselesaikan dan nggak ada kebakaran hutan kambuhan lagi…

  3. Gusti 'ajo' Ramli February 13, 2014 at 9:20 pm Reply

    Betul eka… bebarap hari ini kabut kembali menyelimuti pekanbaru… sy aja berangkat kerja jd terganggu…

    • Eka Azzahra February 14, 2014 at 5:36 am Reply

      Iya bener-bener ganggu kabut asap-nya, dan jangan lupa pakai masker kalo berpergian :)…

      • Gusti 'ajo' Ramli February 14, 2014 at 5:51 am

        Seharusnya gitu, tp sy jarang makainya… hehe..

  4. Yos Beda February 14, 2014 at 5:46 am Reply

    Pagi ini si tempatku juga hampir seperti di foto itu, tapi bedanya kali ini karena kabut debu gunung kelut๐Ÿ˜ฆ

    • Eka Azzahra February 14, 2014 at 5:49 am Reply

      Mas domisili dimana ?, katanya dari Kediri sampe Jogja lagi hujan debu karena gunung Kelud meletus ?. Kita sama-sama lagi diuji oleh alam sepertinya๐Ÿ˜ฆ

  5. hendronurkholis February 15, 2014 at 4:18 pm Reply

    Bukittinggi juga kena dapak asap ini gak ya?

    • Eka Azzahra February 16, 2014 at 2:42 am Reply

      Nggak kayaknya, soalnya arah angin kan ke daerah laut. Ya paling asapnya mengarah ke daerah Riau Kepulauan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: