Ikutan Kursus dan Sharing Class Akber

Tanggal 25 dan 26 Oktober (kemaren dan hari ini), aku dapat pengalaman seru. Pertama, ikut kegiatan kursus tata rias kecantikan rambut yang diadakan gratis oleh pemerintah kota Pekanbaru. Kedua, ikut kelas sharing yang diadakan oleh Akademi Berbagi Pekanbaru.

Sebagai anak kuper yang konsisten (heuheu), keberadaan dua kegiatan menarik tadi saya ketahui dari teman dan kehadiran saya didalamnya pun karena ajakan teman. Kursus tata rias saya ikuti karena desakan dari teman kos, Mia. Karena aku punya pandangan ‘nothing to lose”, aku ikutin aja kegiatan itu. Toh, selagi bermanfaat dan nambah ilmu gak ada salahnya diikuti kan ?. Aku dan Mia berhasil mengajak teman kos satu lagi, uni Suci.

Tempat kursus

Tempat kursus

Karena ini kehadiran perdana kami mengikuti kursus, jadi kami mempelajari hal dasar dalam tata rias rambut, yaitu keramas. Kami diajari teknik keramas yang tepat untuk customer, kalo ngeliatnya gampang lah, cuma gosok-gosok, pijet-pijet,  trus bilas deh pake air. Tapi, pas praktek-nya susaaaah, secara yang dikeramas bukan kepala sendiri, jadi gak bisa dirasa-rasa dan gak boleh asal-asalan. Salah-salah busa shampoo masuk ke mata customer, trus air bilasannya mbleber masuk telinga, wadoooh ! Untung yang jadi korban praktek temen sendiri, kalo salah paling cekikikan. Nah, kalo customer yang dilayani seperti ini bisa-bisa disambit. Nyahahaha.

kursus

Narsis bareng Uni dan Mia di tempat kursus… *beneran minta disambit sama ibu pengawas😀

Aku juga jadi korban praktek temenku. Saking takutnya kemasukan air, telingaku kusumpal handuk selama dibilas. Huhu, kita memang amatir ya kawan-kawan. Dan kagetnya, ternyata kursus gratisan ini gak main-main, ada ujiannya, tingkat nasional pulak !. Kalo lulus ujian bakalan dapat sertifikat, waduh kaco !. Kan niatnya belajar karena iseng eh malah harus belajar serius. Ujian yang pertama teknik keramas dan creambath. Kayaknya untuk pertemuan berikutnya, aku dan konco-konco musti main keramas-keramasan lagi sampe ibu pengawas menilai teknik kami benar. Panjang juga step yang harus dilewati untuk bisa belajar teknik menggunting rambut.

Niatku sih ikut kursus ini sebenernya pengen belajar gunting rambut, lumayan kan kalo nanti berumah tangga, suami dan anak-anak bisa nyalon sama aku di rumah, itung-itung ngirit. Hahaha panjang lagi khayalanmu pik pik… ! Siapapun yang baca tolong di aminkan harapanku yaaaaa… *pleaaasse.

Kegiatan kedua yang aku ikuti adalah kelas sharing yang diadakan oleh Akademi Berbagi Pekanbaru. Acaranya berlangsung di perpustakaan wilayah Soeman HS. Kalian tahu dari siapa aku bisa tahu kegiatan ini, dari mbak Lianda Marta. Itu looh relawan Akber sekaligus blogger yang sering ngeshare kuliner enak-enak di Pekanbaru. Kunjungi deh blog-nya mbak Lianda, dijamin bakalan ngences baca postingannya. Blog mbak Lianda gak cuma update untuk masalah kuliner, tapi banyak tulisan si mbak yang membuat kita menilai sesuatu dengan perspektif yang berbeda, very worth to read. 

Mbak Lianda juga yang ngajakin aku ke acara ini, keseluruhan kegiatan kelas sharing-nya Akber bermanfaat banget, nilainya positif pake plus plus. Nggak hanya membuat kita berkumpul dengan orang-orang yang berfikir jauh ke depan, tapi  juga membuat berfikir kembali untuk banyak hal, dan meng-upgrade motivasi dalam diri kita. Tema sharing tadi “Works with your passions” dengan narasumber bang Iwan Siregar owner Burger Gaboh Pekanbaru.

Suka^^4513

Suasana sharing class dengan Bang Iwan

Bang Iwan passions-nya adalah sebagai enterpreneur. Walaupun pada awalnya bang Iwan mengaku kalo passions-nya berubah-ubah dari masa kuliah hingga bisa memiliki usaha sendiri, tapi beliau  memiliki kecendrungan yang sama, tidak suka bekerja diatur-atur orang. Suka bekerja di tempat yang memiliki kesempatan berinteraksi dengan orang banyak. Nggak heran meskipun bang Iwan anak teknik elektro beliau tidak bekerja di bidang itu, melainkan di bidang marketing. Bang Iwan pernah bekerja di sebuah perusahaan multinasional terkenal dengan gaji dollar, tapi karena bukan passion-nya bang Iwan memilih berhenti. Jadi nggak salah, kalo passions kita nggak sejalur dengan pendidikan yang kita ambil.

Menurut bang Iwan, bekerja sebagai pegawai kantoran merangakap sebagai pengusaha bukan hal yang mudah, meskipun keuntungan finansial bakal dua kali lipat, tapi kesulitan dan kelelahan yang menyertai juga bakal berlipat-lipat. Tapi, ketika mengerjakan sesuatu didorong oleh passions yang besar, maka kelelahan nggak akan kerasa karena diri kita jelas sangat bernafsu untuk mengerjakannya dengan total. Kepuasan yang didapat ketika melihat hasilnya pun tidak bisa dinilai dengan uang.

Yah, jelas yaaa peserta yang hadir bakal ngiri, siapa sih yang nggak kepengen mengerjakan sesuatu yang jelas-jelas kita sukai. Pasti menjalani pekerjaan itu se-enjoy mungkin, penuh dedikasi. Nggak ada tuh istilah bolos atau males-malesan untuk berangkat kerja.

Sayang, sampai sekarang kebingungan mencari pekerjaan apa yang akan menarik passions-ku. Tapi, bukankah tadi bang Iwan mengatakan kalo passions bisa saja berubah-ubah. Semua kembali ke personal-nya aja, mau atau tidak merealisasikan keinginan. Dalam proses mewujudan keinginan itulah kita bisa merasakan dimanakan passions itu berada.

Yang jelas, passions-ku adalah menyelesaikan skripsi yang sumpah bikin naik darah. Nanti kalo udah kelar semua penderitaanku gegara skripsi, aku akan menggali passions-ku untuk mencari kerja. Dudududu, that’s life yaaa, lepas satu tantangan muncul tantangan berikutnya. Ohya, makasih banyak yaaa mbak Lianda udah ngajakin aku ke acara ini, InsyaAllah untuk kelas Akber yang ketiga aku bakalan daftar dengan sukacita. Arigatou nee…

AddEmoticons1264

Tagged: , , , , , , , , , ,

10 thoughts on “Ikutan Kursus dan Sharing Class Akber

  1. Afrioni Jaya Saputra October 27, 2013 at 4:30 am Reply

    waaahh,, rajin amat mbak,, belajar buat persiapan klo udh punya suami mbak,, hehehehehe

  2. kebomandi October 27, 2013 at 8:22 am Reply

    menjadi wanita sesungguhnya yaa.. asal jangan ketuker peralatan nya aja yaa :)) :p

    eka.. semangat yeeee :)))))) *sesama pejuang skripsi*

    • Eka Azzahra October 27, 2013 at 3:26 pm Reply

      Hahahhahahha,,, takutnya tanganku berubah jdi gunting gitu ya, gampang buat nyakar-nyakar suami… Oh KDRT banget….
      Semangat jg kebo, skrg jrg update ya, kangen tulisan kamuuuu :)…

      • kebomandi October 28, 2013 at 12:34 pm

        hahaha.. :3 iyaaaa.. belum sempet lagi,. kangen juga nulis2 ngelantur. haha

  3. Ohsas aja October 30, 2013 at 12:01 pm Reply

    Bagus banget ini kalau ada kegiatan2 sepeti ini, pemerintah masih peduli rupanya..🙂
    Salam safety

  4. liamarta November 4, 2013 at 1:53 pm Reply

    Baru baca postingan iniiiii😀
    Hihihi next class akber ikutan lagi yaaa.. Dan yang pasti jangan lupa kita foto bareeeeeng. Kemarin lupa ajah hehe

    • Eka Azzahra November 7, 2013 at 9:55 am Reply

      Iya mbak InsyaAllah next class aku ikutan. Aku juga lupa ngajakin foto, saking grogi-nya, hehehhe…

  5. irma October 5, 2014 at 3:23 pm Reply

    Saya tertarik ikutan kursus. Ada ngk kursus Menjahit disana ? Bayar apa gratis ?
    Mohon penjelasannya. Terimakasih🙂

  6. ayu adhania September 2, 2016 at 12:21 am Reply

    kak biaya kursusnya berapa yah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: