Writing Challenge #13 ~ Write about something you absolutely love

Sesuatu yang mutlak aku cintai ???

Bisa kupastikan sesuatu yang paling kucintai setelah Allah Subhanahu wata’ala dan Nabi Muhammad Shalallahu wa’alaihi wassalam, adalah keluargaku !. Ya keluargaku, keluarga kecil yang beranggotakan 4 orang manusia dengan karakter yang berbeda namun diikat dengan garis darah.

Emak - Adik - Bapak "cintaku tertambat pada mereka"

Emak – Adik – Bapak “cintaku tertambat pada mereka”

Aku sayang sekali sama Bapak, Emak, dan adik laki-lakiku satu-satunya. Bapak lahir dan besar di Sumatera Utara, kalau bicara suaranya besar. Bapakku galak sama anak kandungnya tapi suka memanjakan anak orang lain (ini sering bikin iri). Bapak punya darah tinggi, kalo marah matanya merah, menakutkan deh !. Bapak adalah tiang dalam keluargaku, kami sangat menghormati bapak. Bapak gaya hidupnya sederhana, cita-citanya juga sederhana. Bapak ingin punya peternakan ayam jenis serama dan bangkok. Bapak memiliki cerita hidup yang rumit, banyak kisah hidupnya yang kujadikan pelajaran yang berharga. Bapak orang yang paling taat beribadah diantara kami. Bapak paling marah kalo gak segera sholat selepas adzan (kami memang sering lalai, huhuhu). Bapakku ini jago masak, kadang masakannya lebih enak dari masakan emak. Salah satu hobi bapak adalah nonton acara masak di televisi dan mempraktekkan resepnya. Hahaha.

Emak adalah belahan dari hatiku. Aku paling dekat dengan emak, mungkin karena sama-sama perempuan. Emakku adalah superwoman, wanita tangguh. Emak adalah perekat dalam keluarga kami, orang yang selalu menyatukan kami ketika kami bertengkar atau marah. Emak juga salah satu sumber inspirasiku, ketegarannya, kegigihannya, kesabarannya. Emak dibalik tubuhnya yang lemah dan sering sakit adalah orang yang ceria, gaul, dan berjiwa muda. Nasehat emak lebih mudah meresap di jiwaku, lebih mudah membuatku sadar akan kesalahanku. Emak orangnya suka belajar, walaupun sudah tua tetep gak mau ketinggalan. Emak orang yang selalu menyemangatiku dalam menjalani perkuliahan yang menjemukan. Bisa dibilang sifatku lebih banyak mirip sifat emak, bahkan hobi dan jenis penyakit yang kami derita pun sama. Emak dan bapak sama-sama suka membaca buku, keduanya menularkan hobi yang baik  untukku.

Adikku, si abege labil yang lagi dalam masa pemberontakan. Dia satu-satunya saudara kandungku. Dulu dia bocah manis nan imut yang selalu mengekori aku kemana-mana. Sekarang dia sudah jadi remaja yang lumayan gagah (cieeeeeeee). Dia anaknya cerdas tapi pemalas kalo belajar. Kemampuan analisa dan daya ingatnya bagus. Dia suka sekali dengan hal-hal yang berbau otomotif, hobinya adalah memodifikasi motor (hobinya ini sering membuat dia dimarahi Bapak, kata Bapak itu perbuatan yang mubazir). Dibalik hobinya memodifikasi motor, dia anak yang sederhana dan apa adanya, sifatnya mirip sekali dengan bapakku. Dia cuek untuk urusan keluarga, tapi sekali ngasih perhatian selalu mengejutkan, dan itu sering membuatku dan emak terharu (dasar wanita). Adikku, dia adalah saudara laki-lakiku, tempatku bergantung selain kepada Allah dan bapakku. Aku menyayanginya.

Sebagai anak dan kakak, kadang aku sulit mengekspresikan rasa cinta dan sayangku kepada mereka, yah karena aku pun orangnya cuek. InsyaAllah nama Bapak, Emak, dan adik selalu kesebut dalam do’a – do’aku, dalam harapanku. Aku berusaha untuk tidak melakukan hal-hal yang mencoreng nama keluarga. Aku berusaha untuk bersikap baik kemanapun aku pergi. Aku, InsyaAllah berusaha sebaik-baiknya, agar aku menjadi penyejuk pandangan bagi kedua orang tuaku, tidak membuat keduanya merasa risau, dan ikhlas mengizinkan aku merantau sementara waktu.

Yah, manusiawi kadang aku merasa marah, jengkel, dan kadang kulihat banyaknya kekurangan diantara kita. Tapi, keluarga adalah tempat aku kembali, tempat dimana ada orang yang selalu menerimaku, dan memberikanku perlindungan. Keluarga, tempat kita belajar dari kesalahan, tempat kita merasakan damainya kesetiaan, tempat kita menerima curahan kasih sayang yang tulus. Bagiku keluarga ini merupakan rahmat dan anugrah dari Allah Subhananu wata’ala yang paling berharga dalam hidupku. Ya, keluarga adalah penopang diriku disaat aku sedih dan gundah. Hanya merekalah yang benar-benar menyayangi aku apa adanya.

Aku teramat sangat ingin bisa tinggal bersama kalian lagi. Doakan opik segera lulus yaaaa, biar kita  bisa kumpul lagi di rumah. Sayaaaaaang kaliaaaaaaaaaaaan !!!

I don’t care how poor a man is ; if he has family, he’s rich ~ Dan Wilcox and Thad Mumford, Identity Crisis,” M*A*S*H

Having a place to go – is a home. Having someone to love – is a family. Having both – is a blessing ~ Donna Hedges

Other things may change us, but we start and end with the family ~ Anthony Brandt

Tagged: , , ,

2 thoughts on “Writing Challenge #13 ~ Write about something you absolutely love

  1. kebomandi August 28, 2013 at 7:28 am Reply

    semoga cepet luluuuuus😀 *doa buat diri sendiri juga*

    • Eka Azzahra August 28, 2013 at 3:32 pm Reply

      Aamiiin ya Rabbal Alamiin, semangat yaaaa !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: